TAPAL BATAS

        Pembahasan tentang tapal batas desa pada agenda rapat kepala desa pejeng kangin yang bertempat di ruang rapat kantor desa pejeng kangin, pada hari selasa 21 nopember 2017 berlangsung cukup alot. Rapat yang di pimpin langsung oleh kepala desa pejeng kangin menghasilkan beberapa keputusan, tetapi belum berani mengambil tindakan yang pasti. pada rapat tersebut di hadiri oleh 8 kepala dusun di wilayah desa pejeng kangin,Bpd beserta anggota,Lpm dan anggota, Sekdes dan para bendesa.

       Sejak terjadi pemekaran di wilayah pejeng pada tahun 1983,dan terbagi menjadi 5 wilayah desa yaitu, Desa pejeng, Desa pejeng kawan, Desa pejeng kaja, Desa pejeng kangin, dan Desa pejeng kelod. memang di akui belum ada tapal batas yang pasti. orang dulu masih memakai tapal batas bentangan alam seperti sungai kecil, jalan pintas, pohon serta berupa gapura. tetapi sekarang itu justru menjadi sengketa antar wilayah karena buntut dari pungutan pendatang, investor yang berdampak pada peningkatan pendapatan asli desa. Sehingga tapal batas yang di warisi oleh tetua kita yang belum punya payung hukum tidak di akui antar wilayah yang saling klaim tapal batas.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan